Nasional

Sebut Prabowo Tidak Berdaulat, Mahfud MD: Ada Sesuatu yang Menyandera Dia

12 jam yang lalu
Mahfud MD. (Foto: Instagram @mahfudmd)

Radarsuara.com - Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menyoroti jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai terdapat jarak antara pidato yang disampaikan Prabowo dengan pelaksanaan kebijakan pemerintah di lapangan.

Mahfud mengatakan sejumlah kebijakan pemerintah berjalan sendiri-sendiri dan belum didukung koordinasi yang kuat. Kondisi tersebut membuatnya mempertanyakan posisi Prabowo dalam menjalankan pemerintahan.

"Sekarang saya percaya pada pendapat banyak orang bahwa dia tidak berdaulat sebagai presiden," kata Mahfud dalam tayangan YouTube NOTASLIMBOY TV, dikutip Selasa (22/9/2026).

Mahfud kemudian menyebut adanya sesuatu yang menurutnya membuat Prabowo tidak sepenuhnya leluasa dalam menjalankan pemerintahan.

"Ada sesuatu yang menyandera dia. Pidato-pidatonya kan selalu bagus, tapi pelaksanaannya ya asal jalan saja, jalan sendiri-sendiri," sambungnya.

Menurut Mahfud, persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan Presiden, tetapi juga jajaran menteri dalam pemerintahan. Ia menilai sebagian menteri belum cukup tegas dalam menjalankan tugas masing-masing.

Mahfud membandingkan kondisi tersebut dengan pemerintahan sebelumnya. Menurut dia, para menteri pada periode sebelumnya lebih responsif ketika harus memberikan penjelasan ataupun menangani persoalan yang terjadi di kementerian masing-masing.

Sementara dalam pemerintahan saat ini, Mahfud melihat sebagian menteri cenderung pasif. Menurut pandangannya, kondisi tersebut membuat roda pemerintahan berjalan tanpa arah yang cukup terpusat.

Sorotan Mahfud juga menyentuh persoalan penegakan hukum, khususnya pemberantasan korupsi. Ia menilai penanganan perkara korupsi masih berpotensi dipengaruhi hubungan politik maupun kepentingan tertentu.

"Mau memberantas korupsi ya pilih-pilih juga. Yang sudah jelas ada indikasi, karena dianggap punya jasa politik, punya pelindung politik, dan kedekatan politik, itu tidak ditindak kecuali sudah sangat terpaksa," ungkap Mahfud.

Editor: Mahipal

Komentar

You must login to comment...