Nasional

Tertinggi Sepanjang Sejarah, Tunjangan Guru Kemenag Naik 700 Persen

17 jam yang lalu
Menteri Agama, Nasaruddin Umar. (Foto: IG @nasaruddin_umar)

Radarsuara.com - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut tunjangan profesi guru di lingkungan Kementerian Agama mengalami kenaikan hingga 700 persen.

Menurutnya, peningkatan kesejahteraan guru menjadi salah satu fokus pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

“Peningkatan kompetensi guru melalui pendidikan profesi guru (PPG) dan pemberian hak melalui tunjangan profesi guru telah mengalami kenaikan 700 persen, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia,” ujar Nasaruddin Umar, dikutip Senin, 3 Agustus 2026.

Nasaruddin mengatakan, peningkatan tunjangan profesi guru tersebut menjadi bagian dari berbagai upaya pemerintah untuk memperkuat kualitas pendidikan, khususnya pendidikan keagamaan yang berada di bawah Kementerian Agama.

Selain peningkatan kesejahteraan guru, pemerintah juga menjalankan sejumlah program untuk memperluas akses pendidikan bagi siswa dan mahasiswa. Nasaruddin menyebut sebanyak 5,1 juta siswa di lingkungan Kementerian Agama telah menerima manfaat Program Indonesia Pintar (PIP).

Sementara itu, sebanyak 289.295 mahasiswa di perguruan tinggi keagamaan memperoleh manfaat dari Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Pemerintah juga memberikan beasiswa kepada putra-putri Indonesia untuk melanjutkan pendidikan ke Amerika Serikat, Eropa, dan Timur Tengah. Para penerima beasiswa tersebut diharapkan dapat menjadi kader bangsa sekaligus mempromosikan moderasi beragama.

Di bidang sarana dan prasarana pendidikan, Kementerian Agama telah merevitalisasi 556 madrasah dan sekolah keagamaan. Pemerintah juga membangun 352 madrasah serta 34 perguruan tinggi keagamaan negeri.

Transformasi pendidikan turut dilakukan melalui digitalisasi pembelajaran. Kementerian Agama, kata Nasaruddin, telah menyalurkan 2.180 papan interaktif digital ke 551 madrasah untuk mendukung proses belajar mengajar.

Menurut Nasaruddin, berbagai program tersebut merupakan bagian dari investasi pemerintah dalam meningkatkan kualitas manusia sebagai modal utama menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Bagi kami, seluruh capaian itu bukanlah garis akhir, melainkan amanat untuk terus meningkatkan pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara,” jelas dia.

Editor: Mahipal

Komentar

You must login to comment...