Ukir Sejarah, Pria Ini Jadi Profesor di Usia 18 Tahun
18 jam yang lalu
Nathan Thomas, remaja 18 tahun, menjadi profesor termuda di Miami Dade College, memecahkan rekor 306 tahun. (Foto: www.guinnessworldrecords.com)
Radarsuara.com - Nathan Thomas, remaja asal Amerika Serikat, resmi tercatat sebagai profesor termuda dalam sejarah setelah mengajar di Miami Dade College pada usia 18 tahun 346 hari pada 2023. Pencapaian tersebut memecahkan rekor yang telah bertahan selama 306 tahun.
Berdasarkan catatan Guinness World Records, rekor sebelumnya dipegang oleh Colin Maclaurin yang menjadi profesor pada usia 19 tahun pada 1717.
Rekor tersebut bertahan selama lebih dari tiga abad sebelum akhirnya dipecahkan Nathan. Guinness World Records juga mencatat Nathan 16 hari lebih muda dibandingkan Alia Sabur, profesor perempuan pemegang rekor sebelumnya yang meraih gelar profesor pada usia 18 tahun 362 hari pada 2008.
Nathan mengajar mata kuliah teknik di School of Engineering, Technology & Design, Miami Dade College Kampus Kendall. Meski mengajar mahasiswa yang usianya tidak terpaut jauh darinya, ia mengaku hal itu bukan menjadi kendala.
"Begitu di ruang kelas, semua orang ada di sana karena alasan yang sama, yaitu untuk belajar," kata Nathan kepada Guinness World Records, dikutip Jumat, 31 Juli 2026.
"Usia sebenarnya bukan faktor yang berpengaruh dalam hal itu. Saya hanya fokus untuk menjalankan tugas saya dengan baik dan membantu para siswa sebisa mungkin," lanjut dia.
Perjalanan akademik Nathan dimulai sejak usia 10 tahun ketika mengikuti program dual enrollment di Miami Dade College. Pada usia 14 tahun, ia melanjutkan pendidikan ke Florida International University dan berhasil menyelesaikan gelar sarjana serta magister Teknik Elektro dengan predikat honours sebelum genap berusia 18 tahun.
Nathan mengungkapkan bahwa matematika merupakan bidang yang paling mudah dipahaminya sejak kecil. Ia juga menyebut latar belakang kedua orang tuanya yang berprofesi sebagai insinyur turut membentuk cara berpikirnya sejak dini.
Kini, pada usia 21 tahun, Nathan sedang menempuh program juris doctor di University of Miami School of Law dan ditargetkan lulus pada 2028. Setelah menyelesaikan studinya, ia berencana berkarier di bidang hukum kekayaan intelektual dengan fokus pada sektor STEM.
Di luar aktivitas akademik, Nathan tetap menjalani kehidupan layaknya anak muda seusianya. Ia gemar bermain basket, tenis, golf, serta memainkan piano klasik.
Editor: Mahipal
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023