World Rabies Day, Polbangtan Kementan Ajak Masyarakat Peduli Kesehatan dan Populasi Hewan
13 jam yang lalu
Foto: World Rabies Day, Polbangtan Kementan Ajak Masyarakat Peduli Kesehatan dan Populasi Hewan
Radarsuara.com - Memperingati World Rabies Day yang jatuh setiap 28 September, Jurusan Peternakan, Program Studi Kesehatan Hewan, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor menggelar kegiatan bakti sosial melalui Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa sterilisasi hewan dan vaksinasi rabies.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin-Rabu, 28–30 September 2026 tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi Polbangtan Bogor dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jawa Barat II serta Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor.
Pada hari pertama pelaksanaan, tim berhasil melakukan sterilisasi terhadap 13 ekor kucing yang terdiri atas delapan ekor betina dan lima ekor jantan. Selain sterilisasi, pelayanan vaksinasi rabies juga diberikan kepada sejumlah hewan, antara lain kucing, anjing, berang-berang, dan musang.
Kegiatan ini melibatkan dosen Program Studi Kesehatan Hewan, dokter hewan dari PDHI Jawa Barat II, pranata laboratorium pendidikan (PLP), mahasiswa Program Studi Kesehatan Hewan, serta anggota UKM Hewan Kesayangan dan Eksotik Polbangtan Bogor.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam berbagai kesempatan menekankan bahwa kesehatan hewan merupakan bagian penting dalam mendukung kesehatan masyarakat dan ketahanan pangan. Upaya pencegahan penyakit hewan, termasuk penyakit yang dapat menular kepada manusia, perlu dilakukan secara bersama-sama melalui penguatan edukasi, pelayanan kesehatan hewan, dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
“Kesehatan hewan tidak dapat dipisahkan dari kesehatan masyarakat. Karena itu, pencegahan penyakit harus menjadi perhatian bersama. Kita membutuhkan SDM pertanian yang kompeten dan mampu hadir memberikan solusi nyata di tengah masyarakat,” ujar Amran.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat keterhubungan antara pendidikan vokasi pertanian dengan kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan), Muhammad Amin, menilai kegiatan bakti sosial kesehatan hewan merupakan bentuk nyata implementasi pendidikan vokasi yang berbasis pada link and match dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.
Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto, mengatakan bahwa peringatan World Rabies Day menjadi momentum bagi Polbangtan Bogor untuk memperkuat peran perguruan tinggi vokasi dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Kami ingin kegiatan pendidikan di Polbangtan Bogor tidak berhenti di dalam kampus. Mahasiswa harus hadir, belajar, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat. Kegiatan sterilisasi dan vaksinasi rabies ini menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian sekaligus pembelajaran bagi mahasiswa Kesehatan Hewan,” ujar Yoyon.
Yoyon menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kepemilikan hewan secara bertanggung jawab.
“Menjaga kesehatan hewan bukan hanya tanggung jawab dokter hewan atau pemerintah, tetapi juga pemilik dan seluruh masyarakat. Vaksinasi, pemeriksaan kesehatan, sterilisasi, serta pengendalian populasi hewan secara bertanggung jawab merupakan bagian dari upaya bersama untuk menciptakan lingkungan yang sehat,” tambahnya.
Sterilisasi menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan ini. Selain memberikan manfaat kesehatan bagi hewan, sterilisasi juga merupakan salah satu pendekatan dalam membantu mengendalikan populasi hewan secara bertanggung jawab.
Sementara itu, vaksinasi rabies merupakan langkah pencegahan yang penting untuk membangun perlindungan terhadap penyakit rabies, terutama mengingat rabies merupakan penyakit yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya mendapatkan layanan kesehatan hewan, tetapi juga memperoleh edukasi mengenai pemeliharaan hewan yang bertanggung jawab, pentingnya vaksinasi, serta langkah-langkah pencegahan penyakit yang berpotensi menular.
Bagi mahasiswa Program Studi Kesehatan Hewan, keterlibatan dalam kegiatan ini menjadi pengalaman berharga untuk mengasah keterampilan teknis sekaligus kemampuan komunikasi dan pelayanan kepada masyarakat.
Kolaborasi antara Polbangtan Bogor, PDHI Jawa Barat II, dan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor juga menunjukkan pentingnya sinergi lintas institusi dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai kesehatan hewan.
Kegiatan bakti sosial sterilisasi dan vaksinasi rabies ini akan berlangsung hingga 30 September 2026. Melalui kegiatan tersebut, Polbangtan Bogor berharap semakin banyak masyarakat memahami bahwa menjaga kesehatan hewan merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan.
Peringatan World Rabies Day tahun ini pun menjadi momentum untuk memperkuat pesan bahwa pencegahan dimulai dari kepedulian—merawat hewan dengan baik, melakukan vaksinasi secara rutin, mengendalikan populasi secara bertanggung jawab, serta membangun kesadaran bersama tentang pentingnya kesehatan hewan dan masyarakat. (wsd)(*/Adv)
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023