Nasional

KPK Tangkap Lima ASN Diduga Terima Suap Audit Pengadaan Smart Board di Muara Enim

11 jam yang lalu
KPK Tangkap 5 ASN. (Foto: kpk.go.id)

Radarsuara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap lima aparatur sipil negara (ASN) di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Rabu (10/6/2026). Penindakan tersebut diduga berkaitan dengan kasus suap yang menyeret Bupati Muara Enim, Edison, dalam proses audit pengadaan smart board di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim, Sumatera Selatan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan pihak-pihak yang diamankan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif. KPK juga telah melakukan gelar perkara dan memutuskan untuk meningkatkan penanganan kasus dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan setelah menemukan bukti permulaan yang cukup.

“Saat ini pihak-pihak yang diamankan masih dilakukan pemeriksaan secara intensif,” kata Budi. Ia menambahkan, “Dan siang tadi sudah dilakukan ekspos dan diputuskan atas penyelidikan tertutup ini diputuskan untuk naik ke tahap penyidikan, berdasarkan bukti permulaan yang cukup dan sah.”

Menurut Budi, penyidik selanjutnya akan menetapkan pihak-pihak yang bertanggung jawab sebagai tersangka dalam perkara tersebut. Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengumpulkan dan mengkaji seluruh alat bukti yang diperoleh selama proses penyelidikan maupun OTT berlangsung.

“Selanjutnya nanti penyidik akan menetapkan pihak-pihak yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap di Pemkab Muara Enim, Sumatera Selatan, kepada oknum di Badan Pemeriksa Keuangan,” ujarnya.

KPK menyebut OTT terhadap lima ASN BPK ini berkaitan dengan dugaan praktik suap dalam proses audit pengadaan smart board. Kasus tersebut menambah daftar perkara korupsi yang melibatkan penyelenggara negara dan aparatur pemerintahan daerah, sekaligus menjadi perhatian karena menyeret oknum pada lembaga yang memiliki fungsi pengawasan dan pemeriksaan pengelolaan keuangan negara.

Hingga berita ini diturunkan, KPK belum mengumumkan identitas para pihak yang diamankan maupun pihak yang akan ditetapkan sebagai tersangka. Lembaga antirasuah itu dijadwalkan menyampaikan perkembangan lebih lanjut setelah rangkaian pemeriksaan dan proses penyidikan awal selesai dilakukan.

Editor: Mahipal

 

Komentar

You must login to comment...