Nasional

Bidang Gizi HKTI Matangkan Arah Kerja Menjelang Rakernas 2025

Tuesday, 02 December 2025 19:35 WIB
Foto: Bidang Gizi HKTI Matangkan Arah Kerja Menjelang Rakernas 2025

Radarsuara.com - Bidang Gizi HKTI menyiapkan langkah kerja yang lebih fokus menjelang Rakernas 2025. Tim merapikan agenda teknis agar seluruh program terkait gizi dapat berjalan seragam dari pusat hingga daerah. Pendekatan ini dipilih untuk memastikan target peningkatan kualitas pangan nasional lebih mudah dicapai.

Wakil Ketua Umum Gizi, Ony Jafar Hafsah, menyampaikan bahwa tim sudah memetakan kebutuhan intervensi di berbagai wilayah pertanian. Pemetaan dilakukan dengan melihat data kondisi gizi masyarakat dan karakteristik pangan lokal. Langkah ini membantu tim menentukan prioritas tanpa proses yang berbelit.

Wasekjen Gizi, Muhammad Sirod, menambahkan bahwa bidang gizi sedang merampungkan pedoman teknis untuk daerah. Pedoman ini memberi arah yang jelas bagi setiap unit dalam menjalankan program. Dengan begitu, proses pemantauan di lapangan bisa dilakukan lebih cepat.

Rakernas dijadwalkan pada Rabu, 3 Desember 2025, di BBPMKP Ciawi mulai pukul 07.00 WIB. Pertemuan ini menjadi momen verifikasi terakhir terhadap rencana kerja tahunan. Setiap tim menyampaikan kondisi terbaru di sektor masing-masing sebelum agenda disahkan.

Pembahasan juga menyoroti kesiapan sumber daya manusia yang bertugas mengawal program gizi. Struktur kerja disusun agar alur koordinasi lebih sederhana. Setiap posisi diberi tanggung jawab yang mudah dipahami dan langsung dapat diukur hasilnya.

Bidang gizi menempatkan integrasi data sebagai salah satu langkah utama. Data gizi akan disinkronkan dengan data komoditas pertanian sehingga wilayah prioritas bisa ditentukan lebih presisi. Pendekatan ini diharapkan membuat intervensi lebih tepat sasaran.

Rakernas perdana ini menekankan percepatan kolaborasi lintas bidang. Bidang gizi memiliki peran penting dalam menjaga kualitas konsumsi masyarakat melalui peningkatan ketersediaan pangan bergizi. Arah kerjanya dibuat sederhana agar implementasi di daerah lebih mudah dilakukan.

Seluruh hasil pembahasan akan dimasukkan dalam dokumen kerja resmi Depan Pengurus Nasional (DPN) HKTI untuk periode 2025. Dokumen tersebut menjadi acuan pelaksanaan program sejak awal tahun. Dengan struktur yang lebih rapi, bidang gizi menargetkan kerja yang lebih cepat dan terukur. (*/Adv) 

 

Komentar

You must login to comment...